2 Cerita Asal – Usul / Legenda) Cerita ini dapat dibedakan menjadi 3, yaitu sebagai berikut : Cerita Asal Usul Binatang. Berikut contohnya : tubuh sapi bergelambir dikarenakan bajunya tertukar dengan baju banteng yang besar saat mandi, ikan mas memiliki warna darah persis bagaikan darah manusia, hal ini konon ikan mas awalnya ialah seorang Jawabansuatu hari ada anak yg sedang bermaindan dia menemukan seekor ularanak itu mengganggu ular tsbdan ahirnya ular tsb marah dan memakan bulat bulat anak itudiapun menjadi dinosaurus sudah saya ambil dari buku maaf kalo kurang jelas Pertanyaan baru di B. Indonesia mau point free gaklumayan 100 point​ pada hari yang sangat panas kata jendela rumah dapat pecah-pecahan kaca terjadi karena kacang menguap jika ruangan pada bingkai intensitas cukup untuk … membuat pemuaian ini maka bingkai akan menahan pemain kaca akibat kaca dapat pecah untuk mengatasi masalah ini kaca bingkai kaca jendela desain sedikit lebih besar daripada ukuran kaca pada suhu normal kesimpulan dari teks tersebut adalah​ Hasil sederhana dari sin 5x – 4y = .... Rita , Nita dan Mira pergi bersama sama ke tokoh buah. Rita membeli 2 kg apel, 2 kg anggur, dan 1 jeruk dengan harga Nita membeli 3 kg a … pel, 1 kg anggur dan 1 kg jeruk dengan harga Rp. Mira membeli 1 kg apel, 3 kg anggur, dan 2 kg jeruk dengan harga Harga 1 kg apel, 1 kg anggur, dan 4 kg jeruk seluruhnya adalah Kerapian dan kebersihan dalam poin kegiatan pojok baca
Strukturteksnya terdiri atas orientasi, rangkaian peristiwa, komplikasi, resolusi, dan koda. Teks itu dapat menggugah seseorang untuk berbuat baik, sebagai hasil inspirasi dari cerita yang ada di dalamnya. Contoh teks cerita inspiratif yang dimuat dalam artikel ini merupakan tulisan asli penulis, sehingga nama. Source: struktur.shareinspire.me
Contoh dongeng binatang yang kakak ceritakan semuanya adalah cerita hewan singkat terbaik dari seluruh dunia. Semua dongeng binatantg di blog ini mengandung amanat moral yang baik untuk adik-adik semua. Selain itu kakak berharap cerita binatang singkat yang ada disini akan membuat imajinasi da kreativitas adik-adik semua bertambah. Akhir kata selamat membaca dan salam sayang untuk adik-adik semua. Contoh Dongeng Binatang Seekor Anak Burung yang Membalas Budi Contoh Dongeng Binatang Seekor Anak Burung yang Membalas Budi Pada zaman dahulu, hiduplah seekor Burung yang tidak dapat terbang seperti Burung lainnya. ia hidup seorang diri dan sangat kesepian. Tidak ada satu ekor Burung pun yang mau berteman dengannya. Suatu hari, ketika ia sang Burung sedang berjalan. Ia menemukan sebutir telur yang tergeletak di tanah. ’ Telur siapa ini? Ah, sepertinya ini adalah telur Burung yag terjatuh. Akan ku bawa pulang dan mengeraminya sampai telur ini menetas. Anak Burung ini akan ku jadikan anakku. Dan aku tidak akan kesepian lagi.’’ Kata Burung tersebut senang. Sesampainya ia di rumah. ia langsung mengerami telur tersebut dengan sepenuh hati dengan penuh kasih sayang. Akhirnya, telur itu menetas. Ternyata, telur yang lahir, adalah anak Burung Elang. Burung tersebut sangat senang sekali melihat anak Burung Elang. Ia pun merawatnya seperti anaknya sendiri. Hari demi hari terus berjalan. Anak Burung Elang mulai besar. Nalurinya pun untuk terbang mulai muncul. ’ Ibu, aku ingin terbang seperti teman-temanku yang lain. Bagaimana caranya terbang?’ Tanya anak Burung tersebut. Sang Induk merasa sangat sedih mendengar yang di katakan anaknya tersebut, karena ia tidak bisa terbang. Ia tahu anaknya itu adalah seekor Burung Elang dan suatu saat nanti ia akan terbang tinggi dan meninggalkannya. Ia tidak akan bisa menahan anaknya tetap tinggal bersamanya. Namun, ia juga tidak dapat mengajari anaknya untuk belajar terbang. ’ Anakku, cobalah belajar terbang sendiri. Ibu, tidak bisa terbang. Apalagi mengajari mu bagaimana caranya untuk terbang.’’ Kata sang Induk. Setiap hari, sang Anak terus belajar terbang. Sampai suatu hari, ia menyadari bahwa ibunya sangat sedih saat melihatnya mulai bisa terbang. ’ Jika dulu ibuku tidak mengeramiku. Mungkin aku tidak akan terlahir ke dunia ini. Sekarang, setelah aku lahir, tumbuh besar dan bisa terbang seperti Burung-burung yang lainnya. aku akan meninggalkannya. Kasihan sekali ibuku sendirian. Tidak ada yang mengurus dan menemaninya. Ia pasti akan merasa sangat kesepian’’ Pikir sang anak. Akhirnya, anak Burung Elang tersebut memutuskan untuk tidak terbang dan tetap hidup di darat untuk menemani sang ibu. Sang Induk sangat senang dengan keputusan anaknya. Sejak saat itu. Ia tidak merasa kesepian lagi sampai akhir hidupnya. Mereka menghabiskan waktu bersama dengan sangat bahagia dan saling menyanyangi. Pesan moral dari Contoh Dongeng Binatang Seekor Anak Burung yang Membalas Budi adalah sayangi kedua orang tuamu dan sayangilah mereka. Ketika kita masih kiecil mereka yang merawat dan melindungi kita dengan penuh kasih sayang. Cerita Hewan Singkat Rajawali Yang Sombong Dan Elang Yang Sabar Cerita Hewan Singkat Rajawali Yang Sombong Dan Elang Yang Sabar Suatu hari, Elang terbang dan mendarat di sebuah pohon. Sesaat kemudian, rajawali datang menghampiri elang. “Hai, Elang. Apa yang kau lakukan di sini? Bukannya berburu, justru bermalas-malasan. Kau memang makhluk yang tidak berguna,” kata rajawali mencibir. “Aku sedang menunggu bantuan dari dewa,” kata elang. Rajawali melihat seekor burung puyuh sedang bertengger di sebuah tunggul pohon. “Aku berburu dengan kekuatanku. Aku tidak butuh bantuan dewa. Perhatikan apa yang akan aku lakukan kepada burung puyuh itu. Aku akan membunuhnya dan memakannya di depan matamu,” kata rajawali menyombongkan diri. Lalu, rajawali pun terbang menukik cepat untuk menangkap burung puyuh. Tapi, tiba-tiba burung puyuh pergi meninggalkan tunggul pohon. Karena terbang terlalu cepat, rajawali tidak bisa berhenti mendadak sehingga dadanya terkena tunggul dan berdarah. Rajawali tidak bisa terbang lagi karena terluka. Lalu, elang datang menghampiri rajawali. “Hei Elang, apa yang hendak kau lakukan?” tanya rajawali. “Aku akan memakanmu. Aku tadi kan bilang sedang menunggu bantuan dari dewa. Inilah bantuan dari dewa untukku,” jawab elang. “Tidak, jangan makan aku,” kata rajawali yang mencoba melawan. Namun karena elang terlalu kuat, rajawali pun kalah dan dimakan oleh elang sampai habis. Itulah balasan bagi rajawali yang suka menyombongkan diri. Pesan Moral dari Cerita Hewan Singkat Rajawali Yang Sombong Dan Elang Yang Sabar adalah jangan jadi anak yang sombong dan suka membanggakan diri sendiri. Setiap orang pasti butuh bantuan dari orang lain. Baca Contoh Dongeng Binatang atau Cerita Hewan Singkat lainnya pada artikel kami berikut ini Kumpulan Cerita Hewan Fabel Pendek Terbaru dan Cerita Dongeng Binatang Fabel Semut Dan Gajah
Tirukansuara binatang yang ada dalam cerita tadi! Ceritakan kembali cerita tadi! terdapat dalam materi Belajar Menyimak untuk kelas 1,
Kamu sedang mencari contoh cerita fabel? Nah, sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai contoh cerita fabel, kira-kira kamu sudah paham belum nih apa yang dimaksud dengan cerita fabel? Atau jangan-jangan kamu malah baru mendengar istilah cerita fabel?Tenang, gak usah panik karena di topik kali ini IDN Times tidak hanya membahas contoh cerita fabel, namun juga pengertiannya hingga asal-usul kata fabel. Langsung aja simak penjelasan contoh cerita fabel dan pengertiannya di bawah ini!Pengertian cerita fabel dan contoh cerita fabelunsplash/Josh ApplegateSebelum membaca contoh cerita fabel, ada baiknya kamu mempelajari pengertian dan asal usul cerita fabel. Jika ditinjau secara etimologi, fabel berasal dari kata latin yakni fabulat yang kurang lebih dapat diartikan sebagai mitos cerita binatang dalam Yunani. Sama seperti arti dalam bahasa asalnya, fabel adalah sebuah cerita dongeng yang menjadikan hewan sebagai tokoh-tokoh termasuk dalam cerita fiksi atau cerita hasil dari rekaan karena selain menggunakan hewan sebagai tokoh-tokohnya, tingkah laku hewan di cerita tersebut dibuat seolah-olah seperti manusia. Mulai dari cara pakaiannya, bahasanya, hingga sudah paham dengan arti dari cerita fabel? Langsung aja kita intip contoh-contoh cerita fabel di bawah ini!1. Sesama Saudara Harus pagi indah dengan matahari yang cerah, Pak Tua Rusa mengunjungi kediaman keluarga Pip si Tupai di sebuah desa.“Pagi, Ibu Tupai,” salam Pak Tua Rusa kepada Ibu Pip.“Kemarin, keponakanku mengunjungiku. Dia membawakan oleh-oleh yang cukup banyak. Aku ingin membaginya untuk para sahabatku. Ini kacang kenari spesial untuk keluargamu.”“Terima kasih, Pak Tua Rusa,” ucap Ibu Pak Tua Rusa, Ibu Pip masuk ke dalam rumah dan memanggil anak-anaknya. “Anak-anak, lihat kita punya apa? Kalian harus membaginya sama rata, ya.”“Asyiiik,” girang Pip dan adik-adiknya.“Ibu taruh sini, ya.”Setelah itu, Ibu Tupai mengurus rumah kediamannya. Sementara itu, adik-adik Pip ingin mencicipi kacang itu.“Ini aku bagi,” kata sepuluh butir kacang, dia memberi adiknya masing-masing dua butir.“Ini sisanya untukku, aku kan paling besar.”“Tapiii … Ibu kan pesan untuk membagi rata,” kata Titu, salah satu adik kembar Pip diiringi tangisan Puti kembar tangisan Puti, Ibu Pip keluar dan bertanya. Sambil terisak, Puti menceritakan keserakahan kakaknya. “Tak boleh begitu, Pip. Ibu tadi sudah bilang apa,” tegur ibu Pip.“Kamu tidak boleh serakah.”“Tapi Buuu, aku kan lebih besar. Perutku juga lebih besar,” sanggah Pip berpikir sejenak, “Baiklah, Pip. Kamu memang lebih besar. Kebutuhan makanmu juga lebih banyak. Tapi, kalau cuma menurutkan keinginan dan perut, kita akan selalu merasa tidak cukup.”“Kalau begitu, Ibu saja yang membagi, ya? Memang tidak akan memuaskan semuanya. Ini, Ibu beri empat untukmu, Pip, karena kau lebih besar dan si Kembar kalian masing-masing mendapat tiga.”“Kalian harus mau berbagi ya, anak-anak walaupun menurut kalian kurang, ini adalah rezeki yang harus disyukuri,” lanjut Ibu Pip.“Berarti enak dong, Bu, jadi anak yang lebih besar. Selalu mendapat lebih banyak,” iri Puti.“Ya, tapi perbedaannya tak terlalu banyak, kan? Lagipula kakakmu memiliki tugas yang lebih banyak darimu. Dia harus mengurus rumah dan mencari makan. Apa kau mau bertukar tugas dengan Kak Pip?” tanya dan Titu membayangkan tugas-tugas Pip. Lalu mereka kompak menggeleng.“Nah, begitu. Sesama saudara harus akur ya, harus berbagi. Jangan bertengkar hanya karena masalah sepele,” kata Ibu Pip. “Iya, Bu,” angguk Pip.“Yuk, kita makan kacangnya bersama,” ajak Pip pada kedua adiknya. Ibu Pip tersenyum melihat anak-anaknya kembali Kancil dan Buayailustrasi kancil suatu hari, hiduplah seekor kancil yang dikenal sangat cerdik. Kecerdikannya ini bisa membantu si kancil menyelesaikan semua masalah yang dia alami. Meskipun kancil hewan yang cerdik, dia enggak pernah sombong kepada hewan-hewan lain di hutan. Itulah sebabnya kancil punya banyak teman di hutan. Hewan lain juga sering sekali meminta bantuan kancil untuk menyelesaikan masalah mereka. Di suatu siang, si kancil sedang beristirahat di bawah pohon yang rindang. Lalu, ia merasa haus dan lekas pergi ke tepi sungai untuk minum. Setelah minum, kancil pun melihat-lihat kondisi di sekitar seberang sungai, si kancil melihat ada sebuah pohon yang lebat sekali buahnya. Dia juga ingat kalau dia sedang kehabisan makanan. Si kancil ingin sekali mengambil buah-buahan itu namun ia harus berpikir bagaimana caranya menyeberangi sungai. Si kancil pada saat itu melihat banyak buaya yang sedang berdiam diri di sungai. Karena si kancil sangat cerdik dan banyak akal, dia terpikirkan suatu ide dan memanggil buaya itu.“Hai buaya temanku, apa kabarmu hari ini?” Seekor buaya pun mendekati si kancil dan menjawab pertanyaan si kancil. “Hai kancil sahabatku, kabarku baik. Ada keperluan apa sampai kau mendatangiku?” kata si Buaya.“Syukurlah kalau kabarmu baik temanku. Aku datang ke sini karena diperintahkan Raja Sulaiman untuk menghitung semua buaya yang ada di sini karena kalian akan diberikan hadiah,” kata si kancil.“Waaaah kau datang membawa kabar baik ya. Benarkah jika Raja Sulaiman ingin memberi kami hadiah?” tanya si buaya dengan antusias.“Benar temanku, sekarang lebih baik kalau kamu memanggil semua temanmu. Setelah itu, kalian berjejer sampai ke ujung sungai sana dan aku akan melompati kalian sambil menghitung,” jawab si buaya pun memanggil semua teman-temannya dan berjejer sampai ke ujung sungai. “Sekarang hitunglah,” kata si buaya kepada pun mulai melompat satu per satu ke punggung buaya. Dia berteriak keras-keras, “Satu! Dua! Tiga!” dan begitulah seterusnya hingga ia sampai di pinggir seberang sungai yang dimaksud yaitu pinggir sungai yang banyak sampai, kancil berbalik badan dan berteriak kepada si buaya “Terima kasih teman-temanku, aku sudah menghitung kalian semua. Sekarang aku akan pergi."Melihat hal itu, buaya pun memanggil kancil dan menanyakan hadiahnya. “Tunggu dulu kancil, kau bilang Raja Sulaiman akan memberi kami hadiah. Lalu mana hadiah kami?” tanya si kancil pun menjawab, “Maafkan aku buaya, tapi sepertinya Raja Sulaiman sudah memberikan hadiah itu kepada buaya di tempat pun sangat marah karena telah merasa ditipu oleh si kancil. Mereka bersumpah tidak akan melepaskan si kancil jika suatu saat bertemu lagi. Baca Juga 20 Contoh Kalimat Imperatif, Lengkap dengan Jenis dan Contoh-Contohnya 3. Serigala Kurus dan Anjing Penjaga yang Gemukilustrasi srigala dalam cerita fabel seekor serigala yang tinggal di hutan. Badannya kurus kering tinggal tulang belulang. Suatu hari saat berjalan di hutan, serigala bertemu dengan seekor anjing yang besar dan gemuk. Anjing itu tinggal di rumah orang kaya sebagai anjing penjaga. Serigala berpikir hidup anjing itu tampak menyenangkan hari, majikan pemilik anjing itu memberinya makanan yang banyak dan enak-enak. Wah, serigala jadi iri ingin menjadi seperti anjing anehnya. Tiba-tiba, serigala itu mengurungkan niatnya. Aku lihat kamu memakai ikatan di leher,” kata serigala sambil memperhatikan ikatan yang ada di leher anjing. “Pasti majikanmu sering mengikatmu ya?? tanya serigala menerka. Kalau seperti itu kondisinya,” lanjut serigala kemudian.“Aku lebih baik kelaparan dan kesusahan mencari makan seperti saat ini,” kata serigala menegaskan pada anjing.“Daripada hidupku terkekang dan tidak ada kebebasan seperti engkau, tambah serigala dengan penuh keyakinan sambil pergi meninggalkan Gajah yang Baik Hatiilustrasi gajah dalam cerita fabel hari itu suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Kancil, Gajah, dan hewan lainnya seakan terbakar. Kancil kehausan sambil terus berjalan mencari tengah perjalanan dia melihat kolam air yang sangat jernih. Tanpa pikir panjang dia langsung terjun ke dalam kolam. Tindakan Kancil sangat ceroboh, dia tidak berpikir bagaimana cara ke kali Kancil mencoba untuk memanjat, tetapi ia tidak bisa sampai ke atas. Si Kancil tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya berteriak meminta si Kancil ternyata terdengar oleh si Gajah yang kebetulan melewati tempat itu. ’Hai, siapa yang ada di kolam itu?’’’Aku … Si Kancil, sahabatmu.’’Kancil terdiam sesaat, mencari akal agar Gajah mau menolongnya, “Tolong aku mengangkat ikan ini.’’“Yang benar kau mendapat ikan?’’“Bener … benar! Aku mendapatkan ikan yang sangat besar.’’Gajah berpikir sejenak. Bisa saja ia turun ke bawah dengan mudah tetapi bagaimana jika naiknya nanti.“Kau mau memanfaatkanku ya, Cil? Kau akan menipuku untuk kepentingan dan keselamatanmu?’’ tanya hanya terdiam, “Sekali-kali kamu harus diberi pelajaran,’’ kata Gajah sambil meninggalkan tempat itu. Gajah tidak mendengarkan teriakan Kancil. Ia mulai putus lama berada di tempat itu, Kancil mulai merasa kedinginan. Hingga menjelang sore tidak ada seekor binatang yang mendengar teriakannya.“Aduh gawat! Aku benar-benar akan kaku di tempat ini,” dia berpikir apakah ini karma karena dia sering menjaili lama kemudian, tiba-tiba Gajah muncul kembali.. Singkat cerita Kancil meminta tolong kembali.“Tolong aku, aku berjanji tidak akan jail lagi.”“Janji?” Gajah menekankan.“Sekarang apakah kamu sudah sadar? Dan akan berjanji tidak akan menipu, jahil, iseng dan merugikan binatang lain?’’“Benar Pak Gajah, saya benar-benar berjanji.’’ Gajah menjulurkan belalainya yang panjang untuk menangkap Kancil dan mengangkatnya ke atas.“Terima kasih, Pak Gajah! Saya tidak akan pernah melupakan kebaikanmu ini” ujar kancil saat sudah sampai di itu, Kancil menjadi binatang yang sangat baik. Ia tidak lagi berbuat iseng seperti yang pernah ia lakukan pada binatang Semua Istimewailustrasi katak hijau dalam cerita fabel seekor Katak Hijau, sedang berdiri di pinggir kolam. Hari itu langit sangat gelap dan hari seperti itulah yang Ulu sukai. Tidak lama kemudian, air mulai menetes perlahan-lahan dari angkasa.“Hujan telah tiba!” Ulu berteriak dengan girang. Ulu pun mulai bersenandung sambil melompat-lompat mengitari kolam. Ia melihat Semut yang kecil sedang berteduh di balik bunga matahari.“Wahai Semut, hujan telah tiba jangan bersembunyi!” seru Ulu kepada Semut yang sedang berusaha keras menghindari tetesan air menghela napas dan menatap Ulu dalam-dalam, “Ulu, aku tidak suka dengan hujan. Kamu lihat betapa mungilnya tubuhku? Air hujan akan menyeret dan menenggelamkanku ke kolam! Aku tidak bisa berenang sepertimu, makanya aku berteduh,” sahut Semut.“Makanya Semut, kau harus berlatih berenang! Aku sejak masih berudu sudah bisa berenang, masa kau tidak bisa? Berenang itu sangat mudah, julurkan saja kakimu,” Ulu menjulurkan kakinya, “dan tendang ke belakang seperti ini! Ups, maaf, kakimu kan pendek.”Sambil tertawa, Ulu melompat meninggalkan hanya bisa menatap Ulu dengan kesal. Semut tidak dapat berenang karena ia berjalan. Ulu kembali berseru, “Hujan telah tiba! Hujan telah tiba! Oh, hai Ikan! Aku sangat suka dengan hujan, bagaimana denganmu? Ulu berhenti di pinggir kolam dan berbicara kepada Ikan yang sedang berenang di dalam kolam. Ikan mendongakkan kepalanya ke atas dan berbicara kepada Ulu.“Aku tidak dapat merasakan hujan, Ulu. Lihatlah, aku tinggal bersama air. Bagaimana caranya aku dapat menikmati hujan seperti kamu, Ulu?” Ikan pun kembali berputar-putar di dalam kolam.“Hah! Sedih sekali hidupmu Ikan! Seandainya kamu seperti aku, dapat hidup di dalam dua dunia, darat dan air, mungkin kamu akan dapat merasakan kebahagiaan ini. Nikmati saja air kolammu, sebab kamu tidak akan dapat pernah merasakan rintikan hujan di badanmu!”Apa yang Ulu katakan sangat menusuk hati Ikan. Ikan menatap ke arah tubuhnya yang bersisik, lalu menatap ke arah tubuh licin Ulu. Ikan yang bersedih hati pun berenang meninggalkan Ulu ke sisi kolam yang lain. Ulu pun kembali melompat-lompat di sekitar kolam dan kembali Ulu tiba di bawah pohon, ia melihat Burung sedang bertengger di dahan pohon dan membersihkan bulunya. Ulu mengira Burung juga sama seperti Semut dan Ikan yang tidak dapat menikmati hujan.“Hai Burung, kenapa kau tidak mau keluar dan menikmati hujan? Apakah kamu takut bulumu basah? Atau apakah kamu takut tenggelam ke dalam kolam seperti Semut? Ataukah memang kamu tidak bisa menikmati indahnya hujan seperti Ikan?” Setelah berkata demikian, Ulu tertawa menatap ke arah Ulu yang masih tertawa,” Hai Ulu, apakah kau bisa naik kemari?” Ulu kebingungan.“Apa maksudmu Burung?”“Apakah kau bisa memanjat naik kemari, Ulu?”“Apa yang kau maksud Burung? Tentu saja aku tidak bisa!” Ulu cemberut dan menatap ke arah dua kakinya. Ulu menyesal punya kaki yang pendek sehingga tidak bisa terbang.“Ulu, tidakkah kamu tahu bahwa Sang Pencipta membuat kita dengan keunikan yang berbeda-beda? Aku tidak bisa berenang sepertimu dan Ikan, tetapi aku bisa terbang mengitari kembali berkata dengan bijak, “Itulah yang kumaksud Ulu, kita masing-masing memiliki kelebihan sendiri. Semut tidak bisa berenang sepertimu, tetapi ia bisa menyusup ke tempat-tempat kecil yang tidak dapat kau lewati. Ikan tidak dapat melompat-lompat sepertimu, tetapi ia bernapas di bawah air. Kamu tidak seharusnya menghina mereka!”Ulu mulai menyadari bahwa tindakannya salah. Diam-diam Ulu berpikir bahwa tindakannya itu tidak benar. Ia seharusnya tidak menyombongkan kelebihan dan menghina teman-temannya.“Maafkan aku, Burung.” ucap Ulu seraya menatap sendu ke arah Semut dan Ikan yang sejak tadi memperhatikan pembicaraan mereka.“Maafkan aku Semut, Ikan, selama ini aku telah menyinggung perasaanmu.”Sejak saat itu, Ulu mulai menghargai teman-temannya dan mereka pun menyukainya 5 contoh cerita fabel lengkap dengan pengertiannya. Kamu sudah dapat inspirasi apa aja nih untuk tugas mengarang besok? Baca Juga Cerita Rakyat Si Raja Batak, Pernah Diserang Raja Majapahit
kumpulancontoh cerita fabel pendek terbaru 2018 » suka. legenda cerpen. dongeng anak legenda amp asal usul. dongeng binatang sampai hemingway kliping sastra. dongeng fabel keledai dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang Sebutkan tokoh tokoh dongeng fabel tersebut 2''Pengertian Dongeng dan Jenis Dongeng April 11th
Cerita rakyat/daerah adalah cerita yang berkembang dan hidup di kalangan masyarakat. Cerita rakyat/daerah berkembang secara turun-temurun dan disampaikan secara lisa. Oleh karena itulah, cerita rakyat/daerah sering pula disebut sebagai sastra lisan. Pada umumnya, cerita rakyat/daerah bersifat anoni atau pengarangnnya tidak dikenal. Jenis-Jenis Cerita rakyat/daerah ialah Cerita Binatang, Cerita Asal-Usul Legenda, Cerita Pelipur Lara, Cerita Jenaka. PengertiannyaA. Cerita BinatangCerita binatang atau Fabel adalah cerita yang tokoh-tokohnya berupa binatang dengan peran layaknya manusia. Binatang-binatang dapat berbicara, makan, minum dan berkeluarga sebagaimana layaknya manusia. Dengan demikian, dapatlah dipahami bahwa fabel tidak semata-mata sebagai cerita binatang, tetapi sebagai metamorfosis kehidupan manusia. Adapun maksud dari penggambaran melalui binatang adalah supaya kisah itu tidaksampai menyinggung orang yang mendengar atau membacanya. B. Cerita Asal-Usul Legenda secara garis besar, cerita asal-usul terbagi ke dalam tiga jenis 1. Cerita Asal-Usul Dunia Tumbuh-tumbuhan °Contoh a. Padi bermula dari Dewi Sri. b. Gadun beracun karena dipanah oleh pohon jagung menggunakan anak panah yang beracun. c. Tandan Jagung berlubang karena ditombak oleh pohon gandung. d. Pohon mata lembu seperti rusak kulitnya karena melihat pertarungan antara pohon jagung dan pohon gadung terlalu Cerita Asal-Usul Binatang °Contoh a. Sapi bergelambir karena sewaktu ia mandi, bajunya tertukar dengan baju kerbau yang besar. b. Darah Ikan mas memiliki warna darah seperti darah manusia karena asal mula ikan mas adalah manusia. 3. Cerita Asal-usul terjadinya konon tempat. °contoh a. Nama Gunung Tengger konon diambil dari sepasang suami istri yang bernama Rar Anteng dan Joko Seger. b. Gunung Tangkuban Perahu di Bandung Utara konon berasal dari perahu milik sangkuriang. Karena ia murka, perahu itu ditendangnya hingga tertelungkup dan berubah menjadi sebuah gunung yang kemudian dikenal sebagai Gunung Tangkuban Cerita Pelibur Lara Cerita jenis ini disebut pelibur lara sebab fungsinya memang untuk menghibur hati. Dalam cerita ini, dikisahkan hal-hal yang indah-indah, penuh fantasi, dan impian yang menawan. Misalnya, tentang kehidupan istana, keajaiban-keajaiban,senjata keramat dan sakti, putri yang cantik, ataupun hal-hal lainnya yang menggambarkan keindahan dan kebahagiaan. D. Cerita JenakaKarya sastra klasik lainnya yang cukup terkenal adalah cerita jenaka, seperti Pak Belalang, Lebai Malang. Lebai Malang menggambarkan orang yang karena keserakahanya justru selalu tidak memperoleh apa-apa. Semoga membantu....
Ceritasage diceritakan dari mulut e mulut secara turun menurun. Namun, biasanya cerita sage akan mendapatkan alur cerita yang bersifat khayal. Adapun contoh dari cerita sage seperti Tangkuban Perahu, Roro Ronggrang dan lain sebagainya. Advertisement 7. Dongeng Jenaka (credit: pixabay)
Cerita Rakyat – Bagi para ibu, kakak, bapak sekalian yang Ingin membacakan cerita rakyat untuk anak ataupun adik Anda?, maka Anda pasti membutuhkan referensi suatu kumpulan cerita rakyat yang dapat dijadikan pilihan untuk diceritakan kembali ke buah hati yang anda sayangi. Nah pada artikel ini, terdapat sekumpulan cerita rakyat terbaik yang dapat Anda baca maupun kisahkan pada si kecil. Pada dasarnya, cerita rakyat dan legenda mempunyai sedikit perbedaan didalamnya. Legenda ialah suatu kisah yang terjadi dimasa lampau dan benar – benar terjadi adanya, sedangkan cerita rakyat ialah suatu kisah imajinasi yang dibuat oleh masyarakat sekitar, dimana tidak jelas pengarangnya siapa, serta seolah – olah cerita itu nyata terjadi pada masa lampau. Disamping itu, cerita rakyat umumnya mengandung pesan – pesan moral yang tersirat, dimana bisa dijadikan pelajaran untuk anak – anak Anda. Penasaran kan apa saja cerita rakyat terbaik ini, berikut kumpulan cerita rakyat nusantara terbaik yang bisa Anda simak dibawah ini. Pengertian Cerita Rakyat merupakan sebuah karya sastra, dimana datang serta berkembang di kalangan masyarakat tradisional. Cerita ini biasanya disebarluaskan dari mulut ke mulut, sehingga identitas pengarangnya tidak dapat dikenali atau diketahui anonim. Lazimnya, cerita rakyat dapat diartikan sebagai cerita yang bermula atau berawal dari masyarakat serta berkembang di kalangan masyarakat luas, sehingga dikategorikan sebagai bentuk sastra lisan Setelah mengetahui beberapa penjelasan diatas, berikut merupakan definisi menurut beberapa para ahli Cerita rakyat ialah suatu cerita yang disampaikan dengan secara turun temurun dari generasi ke generasi yang lain dalam bentuk secara lisan. Cerita rakyat juga bisa diartikan sebagai cara masyarakat untuk mengekspresikan kebudayaan yang mereka miliki sendiri. Cerita rakyat juga merupakan sebuah karya sastra yang berkembang di kalangan masyarakat tradisional, dimana cerita ini disebarkan dari mulut ke mulut serta biasanya identitas pengarangnya tidak diketahui atau anonim. Cerita rakyat merupakan karya sastra yang hidup di tengah masyarakat dan umumnya cerita rakyat disampaikan secara lisan oleh sang ibu terhadap anak – anaknya. Atau juga tokoh masyarakat menceritakan kepada masyarakat kampung yang tidak dapat membaca dan menulis. Agar dapat lebih memahami apa itu cerita rakyat, berikut simaklah beberapa ciri didalamnya Disampaikan secara turun menurun oleh orang terdahulu mulai dari nenek moyang sampai saat ini / sekarang.Tidak diketahui dan dikenal nama pengarang ceritanya atau bersifat banyak nilai – nilai tradisional dan bisa versi serta variasi ceritanya diungkapkan dengan bentuk secara lisan dari mulut ke mulut. Baca Juga Cerita Fabel Struktur Penyusunnya Disamping memiliki ciri – ciri, terdapat juga beberapa struktur penyusunnya ialah sebagai berikut 1. Tema Tema adalah suatu pokok permasalahan maupun gagasan yang menjadi jiwa dan inti dari suatu cerita. 2. Plot / Alur Plot merupakan suatu sekumpulan peristiwa yang dirancang sedemikian rupa agar membentuk hubungan sebab. Berdasarkan dasarnya, jalan ceritanya dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu alur maju dan alur mundur. 3. Latar Cerita Setting Latar cerita merupakan suatu gambaran mengenai bagaimana suasana, waktu, serta tempat saat terjadinya sebuah peristiwa. Latar cerita tersebut dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu Latar tempat, seperti di istana, di tamam, di istana, dan waktu, seperti pagi itu, siang hari, di malam hari, dan lainnyaLatar suasana, seperti suara ayam berkokok, anjing menggonggong, piring pecah, dan lainnya 4. Penokohan Penokohan merupakan suatu gambaran mengenai sifat maupun watak yang dimiliki oleh tokoh – tokoh cerita. 5. Sudut Pandang Sudut pandang merupakan cara pandang pengarang saat memberikan sebuah jalan cerita. 6. Amanat Amanat ialah suatu pesan moral yang ingin disampaikan pengarang kepada para pembacanya. Jenis – Jenis Cerita Rakyat Setelah mengetahui penjelasan diatas, ternyata cerita ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis loh, berikut penjelasannya 1. Cerita Binatang / Fabel Cerita Binatang Fabel memiliki ciri khas yaitu tokoh ceritanya berupa binatang yang memiliki suatu kemampuan layaknya seorang manusia. Binatang tersebut bisa berbicara, makan, minum, berkeluarga, serta memiliki anak, dan lain sebagainya. Dengan begitu, fabel ini bukanlah cerita binatang biasa, karena merupakan cerita metamorfosis kehidupan manusia. Contohnya seekor anjing dan burung bangau, beruang dan singa, harimau, serta lain sebagainya. 2. Cerita Asal – Usul / Legenda Cerita ini dapat dibedakan menjadi 3, yaitu sebagai berikut Cerita Asal Usul Binatang Berikut contohnya tubuh sapi bergelambir dikarenakan bajunya tertukar dengan baju banteng yang besar saat mandi, ikan mas memiliki warna darah persis bagaikan darah manusia, hal ini konon ikan mas awalnya ialah seorang manusia. Cerita Asal Usul Tumbuhan Berikut contohnya tanaman gadung ini mengandung racun karena terkena panah beracun dari pohon kelapa, tanaman padi dipercaya berasal dari Dewi Sri serta lain sebagainya. Cerita Asal Usul Tempat Berikut Contohnya Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di kota Bandung berasal dari perahu milik Sangkuriang. Ketika sedang marah, perahu tersebut ia tendang sehingga perahunya terbalik dan akhirnya berubah wujud menjadi sebuah gunung Tangkuban Perahu. 3. Cerita Pelipur Lara Cerita pelipur lara merupakan cerita yang disampaikan untuk menghibur hati seseorang. Biasanya isi ceritanya begitu indah, penuh dengan fantasi serta impian yang menggambarkan keindahan dan kebahagiaan. Berikut contohnya senjata keramat yang mana dapat mengabulkan permintaan, kehidupan seorang putri di istana kerajaan dan sebagainya. 4. Cerita Jenaka Cerita jenaka merupakan salah satu dari jenis cerita rakyat yang begitu digemari oleh kalangan masyarakat . Berikut contohnya Lebai Malang, dan sebagainya. Meskipun ceritanya tergolong jenaka, namun didalamnya mengandung pesan moral yang tersirat. Berdasarkan cerita Lebai Malang, kita diajarkan untuk tidak serakah, karena orang yang serakah justru tidak akan mendapatkan hal apapun itu. 5. Mite Mite merupakan jenis cerita dimana mengisahkan suatu kehidupan dewa – dewi, biasanya bersifat mistis dan juga sakral. Contohnya seperti Dewi Sri, Hikayat Sang Boma, Nyi Roro Kidul dan sebagainya. 6. Sage Sage merupakan jenis cerita rakyat yang di dalam nya mengandung sebuah sejarah, seperti Ciung Wanara, Damarwulan, Roro Jonggrang, dan sebagainya. 7. Epos Epos adalah suatu jenis cerita yang menggambarkan kepahlawanan, seperti kisah Mahabrata, Ramayana dan sebagianya. 8. Hikayat Hikayat adalah suatu jenis cerita rakyat dimana menceritakan kehidupan bangsawan, kehidupan keluarga istana maupun orang yang terkenal pada zamannya. Biasanya isi cerita ini berupa hal – hal yang tidak masuk akal, karena didalamnya memiliki kekuatan, atau terjadinya suatu mukjizat didalamnya. Contohnya seperti Hikayat Panji Semirang, Hikayat Abu Nawas, dan sebagainya. Cerita Rakyat Lutung Kasarung Pada zaman dahulu kala, terdapat dua orang putri dari sebuah Kerajaan Pasundan, mereka ialah Praburarang dengan Purbasari dimana mereka memiliki wajah begitu cantik serta berkulit putih cerah. Setelah sang Raja yang merupakan ayahnya meninggal, Purbasari diperintahkan untuk menggantikan tahta ayahnya. Mendengar akan hal tersebut, Praburarang merasa begitu iri dan ingin mencelakai adiknnya yaitu Purbasari. Praburarang memutuskan agar menemui nenek sihir supaya mengutuk adiknya, Purbasari. Oleh karenanya, wajah serta tubuh Purbasari berubah menjadi berbintik – bintik hitam. Hal ini kemudian dijadikan suatu alasan untuk mengusirnya ke sebuah hutan, dengan begitu tahta pun berhasil pindah ke tangan Praburarang ini. Selama bermukim di hutan tersebut, Purbasari berteman dengan seekor kera yang berbulu hitam. Kera tersebut ialah bernama Lutung Kasarung, dimana ia sangat perhatian, menyayangi dan menjaga Purbasari. Agar dapat membantu Purbasari, Lutung bersemedi di tempat yang sepi pada saat terjadinya bulan purnama. Lalu tidak lama, terciptalah sebuah telaga kecil dimana berair sangat jernih, kemudian Lutung pun meminta Purbasari untuk mandi di telaga tersebut. Akhirnya dengan mukjizatnya, air dari telaga tersebut mampu mengembalikan kecantikannya. Purbasari pun dapat kembali ke wajahnya yang semula, yaitu putih cerah serta cantik. Mendengar berita tersebut, Praburarang merasa cemas dan gelisah. Ia khawatir jika adiknya tersebut dapat merebut kembali tahtanya. Lalu, ia pun menghampiri adiknya serta mengajaknya beradu untuk memperebutkan kursi tahta raja. Praburarang mengajak adiknya untuk adu ketampanan dari tunangannya masing – masing. Dengan Purbasari menunjukkan Lutung Kasarung sebagai tunanganya, kakaknya pun mentertawakannya serta menganggap tunanganya lebih tampan dari seekor kera tersebut. Disaat itu juga, Lutung Kasarungpun berubah ke dalam wujud aslinya, dan ternyata ia merupakan seorang pangeran dengan wajah yang tampan menawan. Sehingga membuat Praburarang mengakui kekalahannya serta menyerahkan tahta kerajaan kepada adiknya. Kisah di atas termasuk dalam kumpulan cerita rakyat nusantara terpopuler yang ada, dimana terdapat pesan moral dari kisah ini ialah tetaplah berbuat kebaikan kepada siapapun sekalipun pada hewan. Nilai moral ini bisa dipelajari dari Purbasari yang mempunyai sifat baik hati kepada siapapun termasuk hewan. Karena kebaikannya, ia pun dikelilingi juga oleh lingkungan yang baik, salah satunya ialah Lutung Kasarung yang akhirnya menjadi penolongnya. Baca Juga Contoh Hikayat Cerita Rakyat Keong Mas Jawa Timur Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang Raja yang bernama Kertamarta. Ia memimpin sebuah kerajaan yang begitu indah dan megah, kerajaan tersebut ialah kerajaan Daha. Raja Kertamarta ini memiliki dua orang Putri yang cantik yaitu Dewi Galuh dan Candra Kirana, kehidupan mereka sangat bahagia dan berkecukupan. Pada suatu hari, datanglah seorang pangeran tampan dari sebuah kerajaan Kahuripan, pangeran tersebut bernama Raden Inu Kertapati. Kedatangan pangeran ke kerajaan Daha ialah untuk melamar salah satu putri dari raja, ialah Candra Kirana. Kedatangan serta maksud pangeran begitu di sambut baik oleh Raja Kertamarta, disamping itu putri Candra Kirana pun langsung menerima lamaran pangeran Raden Inu Kertapati tersebut. Adanya pertunangan inilah yang membuat Dewi Galuh merasa sangat iri, dikarenakan ia juga menaruh hati pada Raden Inu Kertapati dan merasa dirinyalah yang lebih pantas menjadi tunangannya pangeran. Karena perasaan irilah, kemudian berkembang menjadi perasaan benci, sehingga Dewi Galuh mulai merencanakan sesuatu untuk menyingkirkan Candra Kirana dari kerajaan tersebut. Pada suatu hari, Dewi Galuh pergi ke rumah Nenek Sihir. Dia meminta bantuan agar nenek sihir itu mengutuk Candra Kirana menjadi sesuatu yang menjijikkan serta dijauhkan dari pangeran Raden Inu. Nenek Sihir pun menuruti permintaan Dewi Galuh, serta mengutuk Candra Kirana menjadi seekor Keong Emas dan membuangnya ke sebuah sungai. Setelah beberapa hari kemudian, seorang nenek yang baik hati sedang mencari ikan menggunakan sebuah jala, dan keong emas itu terangkut kedalam jalanya tersebut, kemudian Keong Emas itu dibawanya pulang dan diletakkan di atas tempayan. Keesokan harinya nenek itu mencari ikan lagi di sungai, namun tidak mendapatkan ikan seekorpun. Akhirnya nenek tersebut memutuskan untuk pulang saja, sesampainya di rumah ia begitu kaget sekali, karena di meja telah tersedia masakan yang begitu enak – enak. Si nenek bertanya -tanya pada dirinya sendiri, siapakah yang telah mengirim masakan itu. Kejadian tersebut berulang hari demi harinya, karena begitu penasaran keesokan paginya nenek ingin mengintip apa yang telah terjadi pada saat dia pergi mencari ikan. Nenek itu lalu berpura – pura pergi ke sungai untuk mencari ikan seperti biasanya, padahal ia pergi ke belakang rumah untuk mengintipnya. Setelah beberapa saat, si nenek begitu terkejut karena Keong Emas yang ada ditempayan itu berubah wujud menjadi gadis yang begitu cantik. Gadis tersebut lalu memasak serta menyiapkan masakan tersebut di meja. Karena begitu penasaran, lalu nenek tersebut memberanikan diri untuk menegur putri yang begitu cantik itu. Siapakah kamu ini putri cantik, dan darimana asalmu?, tanya si nenek tersebut. Putri cantik itupun menjawab “Aku ialah putri kerajaan Daha” dimana aku disihir menjadi sebuah keong emas oleh nenek sihir yang diutus saudaraku karena begitu iri kepadaku. Setelah menjawab pertanyaan dari nenek, Candra Kirana berubah lagi menjadi sebuah Keong Emas serta nenek begitu terheran – heran. Disamping itu, pangeran Inu Kertapati tak mau diam saja saat tahu candra kirana menghilang. Ia pun mencarinya dengan cara menyamar menjadi rakyat biasa, namun nenek sihir pun tahu serta mengubah dirinya menjadi seekor gagak untuk mencelakakan Raden Inu Kertapati. Raden Inu Kertapati kaget sekali melihat burung gagak yang dapat berbicara serta mengetahui tujuannya. Ia menganggap burung gagak itu sakti sehingga ia menurutinya, padahal Raden Inu diberikan arah yang salah – salah. Diperjalanannya Raden Inu bertemu seorang kakek yang sedang dalam kelaparan, diberinya kakek itu makanan yang dibawanya. Tak disangka kakek merupakan orang sakti yang baik, Ia menolong Raden Inu dari burung gagak itu. Kakek itu memukul burung gagak menggunakan tongkatnya, akhirnya burung itu menjadi asap. Setelah itu, Raden Inu diberitahu dimana Candra Kirana berada, disuruhnya raden itu pergi ke sebuah desa bernama dadapan. Setelah berjalan berhari – hari sampailah ia kedesa Dadapan Ia menghampiri sebuah gubuk yang dilihatnya agar meminta seteguk air karena perbekalannya telah habis. Di gubuk itu ia begitu terkejut, karena dari balik jendela ia melihat Candra Kirana yang sedang memasak. Akhirnya kutukan dari nenek sihir pun hilang karena terjadinya perjumpaan itu, Raden Inu pun memboyong tunangannya beserta nenek yang baik hati tersebut ke istana serta Candra Kirana pun menceritakan perbuatan Dewi Galuh pada Baginda Kertamarta. Baginda minta maaf kepada Candra Kirana serta sebaliknya, Dewi Galuh pun mendapat hukuman yang setimpal. Karena mendengar hal tersebut, Dewi Galuh merasa takut, sehingga dia melarikan diri ke hutan. Akhirnya pernikahan Candra kirana dan Raden Inu Kertapati pun berlangsung serta pesta yang sangat meriah. Akhirnya mereka dapat hidup bahagia. Cerita Rakyat Batu Menangis Dahulu kala, di sebuah bukit yangbegitu jauh dari Pedesaan. Hiduplah seorang janda miskin bersama dengan anak perempuannya, anak dari janda tersebut begitu cantik jelita, ia selalu saja membanggakan kecantikan yang ia milikinya. Tetapi, kecantikannya tidaklah sama dengan sifat yang ia miliki, ia begitu pemalas serta tidak pernah membantu ibunya. Disamping pemalas, ia juga begitu manja. Segala sesuatu yang ia inginkan harus segera dituruti, tanpa memikirkan keadaan mereka yang miskin serta ibu yang harus banting tulang walaupun sering sakit – sakitan. Tiap ibunya meminta menemaninya ke sawah, ia selalu menolaknya. Pada suatu hari, ibunya mengajak anaknya untuk berbelanja ke pasar, dimana jarak pasar dari rumahnya sangatlah jauh, sehingga untuk sampai ke pasar tersebut mereka harus berjalan kaki dan membuat putrinya tersebut kelelahan. Saat diperjalanan, anaknya berjalan tepat di depan ibunya serta memakai baju yang sangat bagus. Seluruh orang yang melihatnya langsung begitu terpesona serta mengaggumi kecantikannya, sebaliknya ibunya berjalan di belakang dengan membawa keranjang belanjaan, berpakaian begitu dekil layaknya seperti pembantu. Letak rumah mereka yang begitu jauh dari masyarakat, sehingga kehidupan mereka tidak ada satu orang pun yang tahu. Akhirnya, mereka memasuki kedalam desa, seluruh mata tertuju kepada kecantikan Putri dari janda tersebut, banyak berbagai pemuda yang menghampirinya serta memandang wajahnya. Tetapi, penduduk desa pun begitu penasaran, siapa perempuan tua yang berada di belakangnya tersebut. “Hai, gadis yang sangat cantik! Siapakah perempuan tua yang berada tepat dibelakangmu? Apakah dia ibumu?” Tanya seorang Pemuda.“Tentu saja bukan, ia hanyalah seorang pembantu!.” Jawabnya dengan sinis. Disepanjang perjalanan setiap bertemu dengan penduduk desa, mereka selalu bertanya akan hal yang sama. Namun, ia terus menjawab jika ibunya ialah pembantunya, ibunya sendiri pun memang di perlakukan sebagai seorang pembantu. Pada mulanya, Sang ibu masih dapat menahan diri tiap kali mendengar jawaban dari Putri kandungnya sendiri. Tetapi, mendengar berulang – ulang kali serta jawabannya itu begitu menyakkitkan hatinya, tiba – tiba sang ibu terhanti serta duduk dipinggir jalan sambil meneteskan air mata yang terus menerus. “Bu, mengapa berhenti di tengah jalan seperti ini? Ayo lanjutkan perjalanan.” Tanya putrinya heran. Beberapa kali ia mengulang – ngulang pertanyaannya, tetap saja ibunya sama sekali tidak menjawab. Sang ibu malah menengadahkan kedua tangannya ke atas dan berdoa, melihat hal aneh yang di lakukan ibunya, sang anak merasa kebingungan. “Ibu sedang apa sekarang.” bentak putrinya. Sang ibu tetap tidak menjawab serta meneruskan doanya untuk menghukum putrinya sendiri ini. “Ya Tuhan, ampunilah hamba yang lemah ini, maafkan hamba yang tidak dapat mendidik putri hamba sendiri, sehingga ia menjadi anak yang sangat durhaka. Hukumlah anak durhaka ini.’’ Doa sang Ibu. Tiba – tiba, langit pun menjadi mendung dan gelap, petir mulai menyambar serta hujan pun turun. Perlahan – lahan, tubuhnya berubah menjadi sebuah batu. Kakinya mulai berubah menjadi batu serta sudah mencapai setengah badan, gadis itu pun menangis memohon ampun kepada ibunya dan merasa ketakutan. “Ibu, tolong aku. Apa yang terjadi dengan kakiku ini? ibu maafkan aku. Aku janji akan menjadi anak yang baik bu” teriak Putrinya yang begitu ketakutan. Gadis tersebut terus menangis dan memohon, tetapi semuanya sudah terlambat, hukuman itu tidak bisa di hindari. Semua tubuhnya perlahan berubah menjadi sebuah batu, gadis durhaka itu hanya menangis dan menagis menyesali akan perbuatannya. Sebelum kepalanya menjadi batu, sang ibu masih melihat air matanya yang terus keluar, seluruh orang yang berada di sana menyaksikkan peristiwa atau kejadian tersebut, akhirnya seluruh tubuh gadis itu berubah menjadi batu. Sekalipun telah menjadi sebuah batu. Namun, melihat kedua matanya yang masih menitihkan air mata seperti sedang menangis. Oleh karena itu, masyarakat tersebut menyebutnya dengan Batu Menangis, dimana Batu Menangis ini masih ada hingga sekarang. Cerita Rakyat Bawang Merah Bawang Putih Di sebuah desa, hiduplah seorang anak bernama Bawang Putih bersama dengan ayahnya. Ibu Bawang Putih telah meninggal sehingga sang ayah memutuskan untuk segera menikah kembali. Sangat disayangkan, ibu tiri serta saudara tirinya yang bernama Bawang Merah selalu saja bersikap buruk terhadap Bawang Putih. Kejahatanya yang semakin hari semakin menjadi – jadi, ketika sang ayah meninggal dunia, Bawang Putih diperlakukan layaknya seperti seorang asisten rumah tangga atau pembantu. Di pagi hari, Bawang Putih sedang mencuci baju di sungai karena aliran airnya terlalu deras, salah satu baju ibu tirinya pun hanyut terbawa air. Mengetahui hal tersebut, ibu tiri langsung memarahinya dan meminta Bawang Putih untuk segera menemukannya. Dengan rasa berat hati, ia pun menulusuri sungai untuk menemukan baju ibu tiri nya, dimana baju tersebut ditemukan oleh seorang nenek. Nenek tersebut akan memberikannya, namun dengan syarat Bawang Putih harus menemaninya dalam jangka waktu satu minggu. Dengan senang hati, Bawang Putih menemani nenek tersebut, tiap hari ia membantunya merapikan serta merawat rumah. Setelah satu minggu berlalu, nenek itu mengembalikan baju ibunya dan menawarkan hadiah kepada Bawang Putih karena telah membantunya merawat rumah selama seminggu. Hadiah tersebut berupa labu siam besar dan kecil, Bawang Putih memilih yang kecil dikarenakan tidak ingin menyusahkan si nenek tersebut. Setelah kembali ke rumah dan mebuka labu tersebut, ternyata isinya ialah terdapat banyak emas yang berkilauan. Mengetahui hal tersebut, Bawang Merah memutuskan untuk kerumah nenek itu serta meminta labu siam yang besar dengan secara paksa. Ia berekspetasi jika labunya lebih besar, maka isi perhiasannya pun semakin berlimpah banyak. Tetapi sayang, setelah labu tersebut dibuka yang muncul bukanlah emas melainkan binatang buas. Kisah Bawang Putih dan Bawang Merah yang merupakan salah satu dari kumpulan cerita rakyat nusantara ini begitu cocok diceritakan pada anak Anda. Karena, pada kisah ini mempunyai pesan moral yang mengajarkan pada anak untuk selalu bersikap baik terhadap siapapun terlebih lagi yang lebih tua. Perbuatan yang jahat akan mendapatkan balasan yang setimpal, seperti halnya kelakuan Bawang Merah dengan Ibu Tiri yang jahat kepada Bawang Putih. Sehingga, mereka mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya selama ini. Baca Juga Contoh Cerita Fantasi Apa yang dimaksud cerita rakyat ?Cerita rakyat merupakan sebuah cerita yang dipercayai oleh rakyat pada daerah tertentu tersebut. Mengapa harus ada cerita rakyat ?Karena dengan cerita rakyat kita bisa mengetahui budaya serta cerita rakyat dahulu kala. Apakah cerita rakyat asli terjadi kebenarannya ?Tidak juga, karena kebanyakan cerita rakyat yang tersusun itu berasal dari 50% legenda dan 50% fiktif. Demikianlah pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca. ContohPenyedap Rasa Buatan. Berikut ini beberapa contoh dari bumbu masak penyedap rasa buatan: MSG / micin; Monosodium Glutamat (MSG) atau yang lebih populer dengan sebutan micin, merupakan penyedap rasa yang sangat terkenal di pasaran. Micin dipercaya sebagai penguat rasa. Cuka; Penyedap rasa buatan lainnya yang banyak digunakan yakni cuka. 67% found this document useful 6 votes4K views24 pagesOriginal Title4. CERITA BINATANGCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsPPTX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?67% found this document useful 6 votes4K views24 pagesCerita BinatangOriginal Title4. CERITA BINATANGJump to Page You are on page 1of 24 You're Reading a Free Preview Pages 6 to 8 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 12 to 22 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. lMgwkn. 64 184 266 486 35 369 494 13 29

sebutkan contoh cerita asal usul binatang